Monday, May 04, 2015

Seni Kriya

Batik 


       Batik
adalah salah satu cara pembuatan bahan pakaian. Selain itu batik bisa mengacu pada dua hal. Yang pertama adalah teknik pewarnaan kain dengan menggunakan malam untuk mencegah pewarnaan sebagian dari kain. Dalam literatur internasional, teknik ini dikenal sebagai wax-resist dyeing. Pengertian kedua adalah kain atau busana yang dibuat dengan teknik tersebut, termasuk penggunaan motif-motif tertentu yang memiliki kekhasan. Batik Indonesia, sebagai keseluruhan teknik, teknologi, serta pengembangan motif dan budaya yang terkait, oleh UNESCO telah ditetapkan sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi (Masterpieces of the Oral and Intangible Heritage of Humanity) sejak 2 Oktober, 2009.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat batik

-
Gawangan           -Canting                                -Kompor                                -Saringan ”malam”             -Dinglik (tempat duduk)
-Bandul                  -Wajan                   -Taplak                  -Pola                                      -Pewarna alami


Cara Pembuatan
1) Ngemplong          = Ngemplong merupakan tahap paling awal atau pendahuluan, diawali
                                  dengan mencuci kain mori. Tujuannya adalah untuk menghilangkan kanji.
2) Nyorek/Memola =
Proses menjiplak atau membuat pola di atas kain mori dengan cara meniru
                                  pola motif yang sudah ada, atau biasa disebut dengan ngeblat.
3) Mbathik              = Mbathik merupakan tahap berikutnya, dengan cara menorehkan malam
                                  batik ke kain mori, dimulai dari nglowong (menggambar garis-garis di luar
                                  pola) dan isen-isen (mengisi pola dengan berbagai macam bentuk).
4) Nembok             = Nembok adalah proses menutupi bagian-bagian yang tidak boleh terkena
                                  warna dasar, dalam hal ini warna biru, dengan menggunakan malam.
5) Medel                 =
Medel adalah proses pencelupan kain yang sudah dibatik ke cairan warna
                                  secara berulang-ulang sehingga mendapatkan warna yang diinginkan.

6) Ngerok/Mbirah    =
Pada proses ini, malam pada kain dikerok secara hati-hati dengan
                                  menggunakan lempengan logam, kemudian kain dibilas dengan air bersih.
                                 Setelah itu, kain diangin-anginkan.
7) Mbironi               =
menutupi warna dan isen-isen pola yang berupa cecek atau titik dengan
                                  menggunakan malam.
8) Menyoga           = mencelupkan kain ke dalam campuran warna
                                 mengisi bagian yang belum diwarnai dengan motif tertentu.
9) Nglorod             =
Nglorod merupakan tahapan akhir dalam proses pembuatan sehelai kain batik
                                 tulis maupun batik cap yang menggunakan perintang warna (malam). Dalam
                                 tahap ini, pembatik melepaskan seluruh malam (lilin) dengan cara
                                memasukkan kain yang sudah cukup tua warnanya ke dalam air mendidih.
                                Setelah diangkat, kain dibilas dengan air bersih dan kemudian diangin-arginkan
                                hingga kering.
 


Tenun Ikat


Tenun ikat atau kain ikat adalah kriya tenun Indonesia berupa kain yang ditenun dari helaian benang pakan atau benang lungsin yang sebelumnya diikat dan dicelupkan ke dalam zat pewarna alami. Alat tenun yang dipakai adalah alat tenun bukan mesin. Kain ikat dapat dijahit untuk dijadikan pakaian dan perlengkapan busana, kain pelapis mebel, atau penghias interior rumah.

Bahan Yang dibutuhkan untuk membuat Tenun Ikat
-Sesekan
-Berira
-Pemintal Benang
-Alat Tenun
Cara pembuatan
Sebelum ditenun, helai-helai benang dibungkus (diikat) dengan tali plastik sesuai dengan corak atau pola hias yang diingini. Ketika dicelup, bagian benang yang diikat dengan tali plastik tidak akan terwarnai. Tenun ikat ganda dibuat dari menenun benang pakan dan benang lungsin yang keduanya sudah diberi motif melalui teknik pengikatan sebelum dicelup ke dalam pewarna.

Songket

Songket
 adalah jenis kain tenunan tradisional Melayu dan Minangkabau di Indonesia, Malaysia, dan Brunei. Songket digolongkan dalam keluarga tenunan brokat. Songket ditenun dengan tangan dengan benang emas dan perak dan pada umumnya dikenakan pada acara-acara resmi. Benang logam metalik yang tertenun berlatar kain menimbulkan efek kemilau cemerlang.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat Songket
-Gedongan      -Panta                                                 
-Benang           -Ani
(penggulung benang)

Cara Pembuatan
-Manuriang   = memintal benang untuk di tenun.
-Mangumpa = menggulung benang ke tempat gulungan benang yang berfungsi sebagai 
                        benang untuk panjang kain.

-Batanun      =
menggulung benang ke tempat gulungan benang yang berfungsi sebagai
                        benang untuk panjang kain.


Keramik

Keramik pada awalnya berasal dari bahasa Yunani keramikos yang artinya suatu bentuk dari tanah liat yang telah mengalami proses pembakaran.
Kamus dan ensiklopedia tahun 1950-an mendefinisikan keramik sebagai suatu hasil seni dan teknologi untuk menghasilkan barang dari tanah liat yang dibakar, seperti gerabah, genteng, porselin, dan sebagainya. Tetapi saat ini tidak semua keramik berasal dari tanah liat. Definisi pengertian keramik terbaru mencakup semua bahan bukan logam dan anorganik yang berbentuk padat.

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat keramik
-Mixer              -Cetakan Gypsum      -Penggiling Glasir       -Timba               -Pisau dan Amplas
-Glasir             -Tanah Liat                  -Rak Pengering           -Oven/Tungku  



Cara Pembuatan
-Pengolahan Bahan = Tujuan pengolahan bahan ini adalah untuk mengolah bahan baku dari berbagai material yang belum siap pakai menjadi badan keramik plastis yang telah siap pakai. Pengolahan bahan dapat dilakukan dengan metode basah maupun kering, dengan cara manual ataupun masimal.
-Tahap Pembentukan = Tahap pembentukan adalah tahap mengubah bongkahan badan tanah liat plastis menjadi benda-benda yang dikehendaki. Ada tiga keteknikan utama dalam membentuk benda keramik: pembentukan tangan langsung (handbuilding), teknik putar (throwing), dan teknik cetak (casting).
-Pengeringan =
Setelah benda keramik selesai dibentuk, maka tahap selanjutnya adalah pengeringan. Tujuan utama dari tahap ini adalah untuk menghilangkan air plastis yang terikat pada badan keramik.


Sarung

Sarung merupakan sepotong kain lebar yang dijahit pada kedua ujungnya sehingga berbentuk seperti pipa/tabung. Ini adalah arti dasar dari sarung yang berlaku di Indonesia atau tempat-tempat sekawasan. Dalam pengertian busana internasional, sarung (sarong) berarti sepotong kain lebar yang pemakaiannya dibebatkan pada pinggang untuk menutup bagian bawah tubuh (pinggang ke bawah).

Bahan yang dibutuhkan untuk membuat Sarung
-
Benang Sutra
-Alat Tenun Bukan mesin




Cara pembuatan
Bahan baku sarung tenun adalah benang sutra yang langsung didatangkan dari Cina. Benang sutra ini diolah terlebih dulu supaya kuat. Benang harus direndam selama 3 x 24 jam di dalam air. Setelah itu, benang dimasak dalam air mendidih yang sudah dicampur dengan pewarna selama 2 jam. Selanjutnya benang dicuci sampai bersih kemudian diberi kanji. Setelah diperas, benang dijemur sampai kering dan siap dipintal menjadi benang tenun.
Ribuan benang pintalan selanjutnya dilingkarkan dan dimasukkan satu per satu ke dalam sebuah alat yang terbuat dari kayu. Alat ini disebut dengan are dan sisir. Pemasangan benang sendiri bisa memakan waktu sekitar 2 jam. Sementara itu proses penenunan menjadi sebuah sarung tenun memerlukan waktu sekitar 2 atau 3 hari. Proses paling lama untuk membuat Sarung Samarinda ini adalah 2 minggu. Hal ini tergantung dari motif yang diinginkan.

Hiasan Dinding

Hiasan dinding berasal
dari dua suku kata dasar, yaitu kata hias dan kata dinding. Kata hias dari kata
hiasan dinding memiliki arti mempercantik. Sedangkan kata dinding pada kata
hiasan dinding berarti penutup sisi samping (penyekat) ruang, rumah, bilik yang
dibuat dari papan (kayu), anyaman bambu dan lain sebagainya. Dengan
demikian, hiasan dinding dapat diartikan sebagai penutup ruangan yang terbuat
dari papan (kayu), anyaman bambu dan bahan lainnya yang berfungsi untuk
mempercantik suatu ruangan. Pembuatan hiasan dinding dengan bentuk tokoh
Punakawan Petruk dalam Wayang Kulit Purwa Gaya Yogyakarta merupakan

salah satu identitas yang dapat menggambarkan ciri khas dari Kota Yogyakarta.

Bahan yang Dibutuhkan untuk membuat hiasan dinding :
-Cat dan Kuas             -Pensil
-Kanvas                       -Benda/objek yang ingin digambar

Cara Pembuatan
-Siapkan Kanvas dan Pensil.
- Mulailah menggambar Objek yang ingin anda gambar menggunakan pensil terlebih dahulu
  supaya bias dihapus jika terjadi kesalahan.
-Setelah selesai, tebalkan lukisan tadi menggunakan cat dan kuas berwarna hitam
-Setelah itu warnai lah sesuai selera masing masing
-Tahap Akhir adalah pengeringan, supaya cat nya tidak mudah luntur. 

Semoga Bermanfaat :v
selamat bertemu di post selanjutnya :v /

FORTRAN - Pemrograman Dasar

FORTRAN



Penjelasan
Seperti
layaknya manusia, bahasa komputer juga memiliki tata bahasa atau struktur bahasa. Tata bahasa ini harus benar-benar diikuti dalam menulis program, sebab yang akan membaca dan yang akan menjalankan instruksi program tersebut adalah komputer yang jelas tidak mempunyai pikiran, akal maupun indera.
  Komputer tidak mempunyai kemampuan untuk memikirkan apa yang sebenarnya dimaksud oleh si pembuat program. Kesalahan-kesalahan kecil , seperti tertulisnya koma padahal semestinya adalah titik, akan mengakibatkan tidak berjanya program menghasilkan output yang salah. Kesalahan kecil sekalipun, sering kali berakibat fatal.  Oleh karena itu, menguasai tata bahasa dan struktur bahasa komputer adalah hal yang mutlak bagi seorang programer.
  FORTRAN  adalah singkatan dari FORmula TRANslation. Pada mulanya, nama bahasa komputer ini ditulis dengan huruf besar. Tetapi belakangan ini, ada juga yang mulai menuliskannya dengan menggunakan huruf kecil, Fortran.
  Sejarah singkat bahasa FORTRANFORTRAN adalah bahasa komputer tingkat tinggi yang pertama kali diciptakan. Namun, meskipun merupakan bahasa tertua, hingga saat ini bahasa FORTRAN tetap juga tergolong bahasa komputer yang sangat populer dan digemari, terutama di kalangan ilmuan, termasuk insinyur. Bahkan dapat dikatakan bahwa FORTRAN adalah bahasa komputer yang paling banyak digunakan dikalangan ilmuan.
  Meskipun pemakai terbanyak FORTRAN adalah para ilmuan, peneliti, dan insinyur, namun itu tidak berarti bahwa FORTRAN tidak dapat digunakan untuk bidang atau tujuan lain. Banyak yang mengatakan bahwa FORTRAN adalah bahasa untuk ilmiah, sedangkan COBOL adalah bahasa untuk bisnis. Pernyataan ini tidak sepenuhnya benar. Di dunia bisnis, FORTRAN juga dipakai.

  FORTRAN dapat dikatakan sebagai bahasa yang bersifat serbaguna, dengan kata lain bahasa ini dapat digunakan untuk hampir disemua bidang. FORTRAN selain sangat baik untuk berbagai persoalan yang melibatkan angka-angka, juga dapat digunakan untuk mengolah data yang bersifat huruf-huruf serta karakter lain. Oleh karena itu, FORTRAN juga dapat digunakan untuk membuat program-program database. Malah FORTRAN dapat dipakai untuk membuat grafik.


Seperti dikatakan diatas, FORTRAN adalah bahasa komputer tingkat tinggi yang pertama kali diciptakan. Usaha untuk menciptakan bahasa ini telah dimulai sejak tahun 1954 oleh sekelompok ahli dari IBM (International Business Machines). Sistem pertama berhsil diciptakan pada tahun 1957 dan dipakai untuk komputer IBM seri 704. Bahasa FORTRAN yang pertama ini hanya mengandung 32 jenis pernyataan, namun hal ini masih merupakan loncatan besar dalam dunia ilmu komputer yang pada saat itu masih sangat sedikit.

Pada tahun 1958, dilakukan perbaikan pertama atas bahasa ini. Modifikasi ini diberi nama FORTRAN II. FORTRAN II ini memperoleh tambahan 6 buah pernyataan lagi . Dengan kompiler yang baru ini , program-program besar yang semula membutuhkan waktu pemrosesan yang lama, sekarang dapat dipecah-pecah dengan dikenalkannya konsep subrutin. Banyak perusahaan yang akhirnya ikut memproduksi kompiler FORTRAN. Oleh karenanya, kebutuhan untuk sebuah standar, mejadi sangat mendesak.

Usaha standarisasi bahasa FORTRAN pertama kali berhasil dilakukan pada tahun 1966. Ini mengakibatkan sebuah program komputer yang ditulis dalam bahasa FORTRAN dapat dijalankan pada berbagai komputer yang berbeda tanpa atau dengan sedikit perubahan saja. FORTRAN menjadi bahasa komputer pertama yang berhasil dibakukan. Bahasa FORTRAN standar 1966 ini disebut dengan nama FORTRAN IV.

Perkembangan bahasa FORTRAN terus berjalan. Dan popularitasnya juga semakin meningkat. Universitas Waterloo di Ontario, Canada, menciptakan beberapa kompiler versi mahasiswa (student version). Diantaranya adalah WATFOR (Waterloo FORTRAN), WATFIV (Waterloo FORTRAN IV), dan WATFIV-S (WATFIV-terstruktur). Versi ini bekerja lebih cepat dan dapat tambahan dari standar 1966 diberikan kepada kompiler-kompiler ini.

Pada tahun 1977, standar pertama ini diperbaiki dan diperkenalkanlah standar baru yang diberi nama FORTRAN-77. Pada standar ini ada tambahanbeberapa pertanyaan lain. Diantaranya adalah pernyataan PRINT untuk output, dan beberapa pernyataan input. Juga pada standar ini diperkenalkan konsep struktur IF-THEN-ELSE. Usaha untuk perbaikan terus dilakukan. Direncanakan juga untuk membuat standar yang baru ditahun 1988 belum berhasil diselesaikan.



Perkembangan mikrokomputer juga tidak luput dari perhatian perusahaan-perusahaan pembuat perangkat lunak. Kompiler FORTRAN untuk mikro komputer kemudian juga diproduksi. IBM, Microsoft dan Lahey adalah beberapa perusahaan yang mengeluarkan kompiler FORTRAN untuk mikrokomputer. Waterloo FORTRAN juga tidak ketinggalan.



Semua kompiler FORTRAN untuk mikrokomputer ini adalah berdasarkan standar FORTRAN-77, namun sebagian kompiler tidak dapat seluruhnya melayani standar FORTRAN-77 tersebut. Misalnya WATFOR-77 dari WATCOM system Inc., dan Microsoft FORTRAN versi 3.31 tidak dapat melayani pernyataan WRITE untuk output. Microsoft baru-baru ini mengeluarkan versi terbaru kompiler FORTRAN yang mereka beri nama Microsoft FORTRAN Optimizing Compiler Version 4.0 (tahun1987) dan Version 4.1 (tahun 1988). Kompiler ini sudah mendukung hampir semua standar FORTRAN-77, bahkan juga memberi beberapa modifikasi. Pernyataan PRINT misalnya, sudah dapat dilayani oleh versi yang baru ini.

Wednesday, April 22, 2015

Kuis Hari Bumi Oleh Google

Hari ini adalah hari bumi, dan google mengadakan Kuis bumi untuk menyemarakan hari bumi ini, beginilah caranya mengikuti kuis bumi :

1) Buka Google.com


2) Klik Pada Bagian Bumi tersebut, atau pada bagian logo google.


3) Piliiihlah sesuai yang kamu lakukan sehari hari


4) dan, jika telah selesai beginilah hasilnya, setiap orang pasti hasilnya berbeda beda 
    

Selamat hari bumi 2015, smoga di tahun ini, dan tahun berikutnya bumi akan lebih hijau dan bebas dari polutan, terima kasih kepada google, untuk menyemarakan hari bumi ini..

Sekian dari admin, kurang lebih nya mohon maaf, selamat bertemu di post selanjutnya....